Mungkin diantara pengunjung sudah pernah terkena jebakan dari situs-situs yang dibuat hanya untuk mengerjai pengunjungnya, contohnya ketika lagi asyik-asyik browsing, diberi link oleh seorang teman, dan ketika dibuka keluar gambar dan suara hantu yang mengagetkan, selain itu ada juga situs yang berisi gambar-gambar yang menjijikan dan tidak enak dilihat. Nah disini saya coba berbagi pengalaman, cara blok situs-situs tersebut dengan mengubah file host. Caranya sangat mudah, tool yang dipakai hanya notepad.
Langsung saja ya, dari menu RUN ketik "C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\hosts" tanpa tanda kutip. Kemudian tekan enter, lalu pilih open with notepad. Setelah itu, tinggal masukkan saja list-list domain yang akan kita block. Contohnya kita akan blok killerjo.net.

IP 64.233.181.104 adalah IP dari google.com, jadi setiap request ke killerjo.net akan diredirect langsung ke http://google.com. Untuk IP dan listnya bisa dimodifikasi sesuai selera dan kebutuhan anda, untuk saya sendiri, ketika akan bekerja saya blok situs http://facebook.com supaya bisa konsentrasi bekerja. Pengaturan di file hosts, tanda "#" dipakai untuk menandai bahwa baris itu adalah baris komentar, jadi baris setelah tanda "#" tidak berlaku.
Catatan : Pengaturan di atas, hanya berlaku di komputer kita(1 komputer), jadi bila untuk block satu warnet/kantor, bisa menggunakan software yang lain yang diinstal di server.

Apakah modem ADSL anda sudah aman? Bagi para netter seperti saya dan pembaca, koneksi internet seperti kebutuhan sehari-hari, hampir bisa dikatakan lebih baik tidak makan daripada tidal online!? :D

Pada awalnya saya memakai koneksi dari Telkomsel Flash, namun karena sekarang sudah tidak terlalu mobile, akhirnya diputuskan untuk memakai koneksi Speedy.

Speedy memang nyaman dan stabil, namun hati-hati dengan modem yang anda pakai. Kenapa harus hati-hati? Disini akan saya berikan cara untuk mengamankan modem dari tangan yang tidak bertanggung jawab. Artikel ini ditulis, diketik tepatnya :P ketika seorang teman menemukan sebuah IP public dari speedy, lalu IP tersebut diakses melaui http(port 80). Kemudian muncul form login, lalu dimasukkan sebuah user dan password dari default modem, dan akhirnya kami bisa mengakses modem tersebut. Untungnya kami tidak ada niat jahil, cuma ngintip-ngintip doank. :D Tidak hanya sampai disini, kami melakukan test scanning IP dari subnet tersebut, dan ada banyak sekali yang terdetect, yang lebih memprihatinkan yaitu hampir 50% kami bisa masuk ke dalam modem tersebut hanya dengan menggunakan user dan password default.

Nah bagaimana jika yang mengakses modem tersebut adalah orang yang usil? Akibatnya bisa fatal, bisa-bisa ngeluarin duit Rp 50.000 buat bayar orang dari telkom buat setting ulang modem. :p Berikut adalah tips untuk mengamankan modem anda :

  1. Ganti password default modem anda
  2. Biasanya setingan untuk tiap modem berbeda, saya contohkan disini untuk modem saya, yaitu HUAWEI, masuk ke tool->System Management nah ganti saja password disitu.

    Ganti Password

  3. Block akses dari WAN, akses ftp, telnet, dan web

Cara kedua yaitu matikan akses dari luar/WAN, caranya masuk ke advanced->security lalu pilih PVC yang dipakai.

security

Dengan kedua cara di atas, maka modem anda akan terhindar dari si tangan-tangan jahil. Biasanya alamat modem adalah 192.168.1.1 .

Selamat mengamankan modem anda! :D

Sebelum mengerti Setting Java Environtment Variables pada SDK, marilah pertama-tama ketahui sedikit istilah ini(di dapat dari Mbah google):p:


1. JVM (Java Virtual Machine)

JVM inilah yang merupakan jantung dari Java Platform. JVM ini adalah pihak yang bertanggung jawab untuk mengeksekusi program Java menjadi bahasa mesin untuk diproses oleh prosesor. JVM mampu menerjemahkan code-code Java ke hampir semua platform. JVM ini-lah yang membuat Java "write once, run everywhere" alias multi-platform


2. JRE (Java Runtime Environment)

JRE inilah yang memungkinkan sebuah program Java dapat berjalan di mesin Anda. JRE ini mengeksekusi binary-binary dari class-class dan mengirimnya ke JVM untuk diproses lagi ke prosesor. Setiap JRE pasti memiliki sebuah JVM di dalamnya untuk melakukan pemrosesan selanjutnya


3. JDK (Java Development Kit)

Seperti namanya, JDK adalah semacam kotak peralatan (kit) yang digunakan untuk development. JDK ini berguna saat Anda menulis code program. Seperti halnya JRE, JDK juga memiliki JVM di dalamnya.


4. SDK (Software Development Kit)

Ini lain lagi ceritanya. SDK ini biasanya adalah kumpulan dari tools yang dibutuhkan untuk membuat serta menjalankan program. Jadi di dalam SDK itu ada JDK-nya, ada JRE-nya serta mungkin IDE-nya juga.


Jadi kesimpulannya:

- JVM ada di dalam JRE

- JVM ada di dalam JDK juga

- JRE untuk "membaca" program Java

- JDK untuk "menulis" program Java

- SDK umumnya berisi JDK & JRE


Biasanya setelah program diinstal, kadang kita belum bisa mengcopile kode dari script java yang sudah kita tulis. Mengapa? karene kira belum menyeting environment variabelnya. Caranya adalah:


1. Pertama-tama masuk ke My Computer Properties

2. Klik pada tab Advanced

3. Kemudian klik tombol environment Variables

4. Pada kotak dialog yang di atas ada variables path.

path


5. Copy path instalan SDK kamu, kalau di komputer saya letaknya ada di C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_11\bin

bin


6. Kemudian tambahkan karakter ;%SystemRoot%\system32;%SystemRoot%;%SystemRoot%\System32\Wbem setelah akhir bin

7. Masukkan semua karakter pada variabel path tadi dan lengkapnya jadi seperti ini


C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_11\bin;%SystemRoot%\system32;%SystemRoot%;%SystemRoot%\System32\Wbem


Coba ketikkan javac pada command prompt kamu, kalau berhasil maka di bawahnya akan keluar parameter-parameter yang digunakan untuk mengcompile script java

Javac Berhasil